masih ingat
semua hal kecil tentangmu.
Awalnya, kamu datang seperti jawaban dari doa yang bahkan tidak pernah aku ucapkan.
Kamu membuat hari-hariku terasa lebih indah, membuatku percaya bahwa akhirnya aku menemukan seseorang yang benar-benar bisa membuatku bahagia.
Tapi ternyata, kebahagiaan itu hanya sebentar.
Yang paling menyakitkan bukan saat kamu pergi,
tapi saat aku sadar bahwa orang yang dulu membuatku tersenyum,
adalah orang yang sama yang akhirnya membuatku menangis sendirian.
Aku tidak pernah menyangka,
seseorang yang begitu aku jaga perasaannya, justru menjadi alasan kenapa perasaanku hancur.
semua hal kecil tentangmu.
aku hanyalah seseorang yang pernah singgah.
bukan membenci — hanya kecewa.
Aku tidak membencimu.
Aku hanya kecewa… karena untuk sesaat, kamu membuatku percaya bahwa aku layak dicintai,
lalu kamu pergi dan membuatku kembali mempertanyakan semuanya.
Mungkin memang benar, tidak semua yang datang untuk membuat kita bahagia ditakdirkan untuk tinggal.
Dan sekarang aku belajar satu hal:
kadang, orang yang paling kita sayang adalah orang yang paling sulit kita ikhlaskan.